Harapan Pemuda Bangsa Indonesia untuk Sumber Energi Baru dan Terbarukan di Indonesia - Kisah Mahasiswa Teknik Perminyakan

Breaking

Kamis, 17 Agustus 2017

Harapan Pemuda Bangsa Indonesia untuk Sumber Energi Baru dan Terbarukan di Indonesia


Harapan Pemuda Bangsa Indonesia untuk Sumber Energi Baru dan Terbarukan di Indonesia


Latar Belakang

Tepat hari ini kita merayakan sebuah hari yang sangat bersejarah bagi kita sebagai penduduk Negara Indonesia dan terutama bagi bangsa Indonesia. Hari ini kita merayakan hari lahirnya bangsa Indonesia, bangsa yang merdeka, aman, dan sejahtera. Umur Indonesia telah menginjak ke-72 banyak sekali peristiwa-peristiwa yang telah dilalui bangsa ini, dari mulai kita dijajah oleh bangsa Portugis selama beberapa tahun dan sempat mengeksploitasi sumber rempah kita, kemudian dijajah bangsa Belanda selama kurang lebih hampir 350 tahun atau setara dengan tiga setengah abad, namun dari proses penjajahan tersebut selain bangsa Indonesia ini merasakan pedihnya dijajah, pedihnya kerja paksa, dan pedihnya peraturan -peraturan yang dibuat Bangsa Belanda yang sangat mengikat pada zaman itu, Bangsa Indonesia juga secara tak langsung diedukasi namun caranya sedikit salah karena pembelajaran melalui kerja paksa atau kerja rodi. Menurut opini pribadi saya kita juga mendapat sebuah kentungan yang bisa kita nikmati sampai sekarang walau caranya agak menyedihkan, lalu apa saja keuntungan yang bangsa Indonesia dapat? secara tak langsung kita dapat mengerti bagaimana cara penanaman tanaman perkebunan dan pertanian secara tepat dan sesuai dengan apa yang pasar dunia mau pada zaman itu, kemudian kita bisa mengerti tentang hitung hitungan nilai tanah pada saat itu, dan aturan pertanahan di Indonesia, selain itu Bahasa Melayu-pun lahir pada zaman penjajahan belanda, karena pada saat itu Zaman Belanda mengajarkan tentang tata cara berbahasa Melayu dengan beberapa serapan kata dari Bahasa Belanda, dan sejak saat itu Bahasa Melayu menjadi bahasa utama kedua setelah Bahasa Belanda pada zaman penjajahan, dan sampai sekarang Bahasa Melayu masih digunakan di Malaysia dan Bahasa Melayu kemudian disempurnakan dan disesuaikan akhirnya menjadilah sebuah Bahasa Indonesia yang kita pergunakan hingga saat ini. Dalam sektor energi-pun kita juga mendapat beberapa manfaat pada saat zaman penjajahan? Menurut Kompas[1] Pada tahun 1918 Belanda mengusulkan perencanaan untuk pembangunan Instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi atau sering disebut PLTP yang memanfaatkan energi panas bumi yang berlokasi di Kamojang tepatnya di wilayah Gugus Gunung Guntur, Jawa Barat. Rencananya PLTP ini akan menghasilkan output energi sebesar 300 Megawatt (300MW). Namun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi ini dapat terealisasikan pada tahun 1982 setelah melewati beberapa proses perundingan akhirnya terciptalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang 1 namun output tak sebesar apa yang direncanakan oleh Belanda pada tahun 1918 yaitu 300 Megawatt namun output dari PLTP Kamojang ini hanya sekitar 30 Megawatt. Kemudian pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi ini terus berlanjut dan berkembang hingga akhirnya muncul PLTP Kamojang 2 dan PLTP Kamojang 3. Dan pada tahun 1982 output dari PLTP di Kamojang tersebut mencapai 140 Megawatt. Lalu kita sebagai pemuda Bangsa Indonesia apa harapan untuk masa depan tentang sumber energi baru terbarukan di Indonesia, dan bagaimana pemuda agar bisa menjadi agen solusi dan perubahan bagi Negeri ini agar bisa menjadi Negeri yang lebih baik dan bisa menunjukkan taringnya di kancah Internasional di sektor energi?

Pembahasan

Kembali ke bahasan awal, kita sebagai pemuda Bangsa Indonesia pastinya mempunyai harapan untuk masa depan Indonesia terutama di bidang sumber energi. Bagi saya harapan utama saya bagi Bangsa Indonesia di hari kemerdekaan yang ke-72 ini saya berharap para pemuda Bangsa Indonesia bisa menjadi insan yang sadar akan penggunaan energi yang bijak, dan berharap kita sebagai pemuda bukan hanya bisa menjadi Insan yang mengkritisi namun menjadi insan yang bergerak dalam bagian solusi bagi bangsa. Kemudian diharapkan para pemuda Indonesia menjadi pribadi yang cerdas dan kreatif dan bisa menjadi solusi di permasalahan bangsa Indonesia terutama di sektor energi Indonesia, bagaimana caranya? Pemuda bisa melakukan aksi-aksi sosialisasi penggunaan energi secara bijak atau mungkin para pemuda bisa menciptakan penemuan-penemuan baru yang berkaitan dengan sumber energi baru terbarukan agar kita bisa menjadi bangsa yang mandiri dengan memanfaatkan sumber daya alam yang kita punya secara bijak, maksimal, dan efisien. Kemudian diharapkan pemuda-pemudi Indonesia dapat menemukan solusi yang cerdas dan efisien untuk pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan di sekitarnya, dan bisa menjadi agen perubahan baik untuk daerah asalnya maupun untuk negara. Apabila semua hal tersebut dilakukan secara tidak langsung kita sudah mendukung sepenuhnya tentang kebijakan pemerintahan tentang penggalakan diversifikasi energi sehingga kita tidak perlu bergantung kembali dengan sumber bahan bakar fosil yang kita tidak tahu kapan akan habis dan musnah. Selain mendukung kegiatan pemerintah kita secara tak langsung juga membuka lapang pekerjaan bagi para penduduk Indonesia, bagaimana bisa? Sebagai contoh seorang pemuda memberikan ide pembangunan hydropower di desa x, profil desa x ini adalah sebuah desa pelosok dan listrik belum menyentuh ke daerah tersebut karena letaknya sangat pelosok dan jalur yang sulit ditempuh, mayoritas penduduk adalah petani dan sebagian penduduk hanyalah pengangguran kemudian di desa x ini memiliki aliran sungai yang cukup mumpuni untuk menggerakkan hydropower dan dengan datangnya tim pemuda tersebut dengan bantuan kerja sama pemerintah dibuatlah sebuah hydropower plant yang dikerjakan oleh masyarakat setempat untuk memperoleh listrik, dan para pekerja tersebut di gaji oleh pemerintah, secara tak langsung kita memecahkan dua permasalahan yang terjadi di desa x tersebut yaitu minimnya lapangan pekerjaan dan listrik yang belum masuk, sehingga ini adalah sebuah solusi yang tepat dan efisien. Harapan yang terakhir adalah semoga Indonesia tetap menjadi Negara yang asri dan kaya akan sumber daya alam yang bisa dinikmati negara secara sepenuhnya untuk mencapai negara yang sejahtera.

Penutup

Setelah paparan pembahasan di atas, semoga para pemuda yang membaca tulisan ini menjadi insan penggerak bangsa yang ingin memajukan, dan menyejahterakan bangsanya melalui cara-cara kreatif mereka. Karena pemuda adalah insan manusia yang memiliki semangat, pemikiran, dan kemauan yang kuat. Dan dengan bertambahnya umur Indonesia yang sudah menginjak umur kemerdekaan yang Ke-72 diharapkan Indonesia dapat menjadi negeri yang lebih baik ketimbang tahun-tahun yang lalu dan selalu bisa berkembang dan dapat menunjukkan taringnya di kancah internasional. Dan harapannya di sektor energi, Indonesia dapat lebih mengeksplorasi, mengembangkan, dan memaksimalkan sumber daya alam yang ada di Indonesia untuk sumber energi bau dan terbarukan, karena dengan pengelolaan dan pembangunan yang tepat niscaya Indonesia suatu saat akan menjadi bangsa yang memiliki Green Energy dan diharapkan Indonesia menjadi bangsa yang diharapkan oleh presiden pertama Indonesia, Bapak Ir. Soekarno yang mengharapkan Indonesia menjadi negara yang “Berdikari” yang artinya adalah Berdiri di Kaki Sendiri. Sekali lagi saya mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang Ke-72 Jayalah Negeriku! Merdeka! Merdeka! Merdeka!. Salam Energi!

Untuk kalian yang memiliki rasa keinginintahuan yang tinggi mengenai Sumber Energi dan Mineral di Indonesia. Kalian bisa cek post-post di https://www.esdm.go.id di web resmi kementrian ESDM kalian akan menemukan informasi menarik, tulisan ilmiah, dan berita terkini mengenai sumber energi dan mineral di Indonesia. Kuy cek esdm.go.id

Referensi

[1] Kompas. 2011. “Pemanfaatan Panas Bumi di Kamojang Stagnan” : http://ekonomi.kompas.com/read/2011/03/19/03245378/Pemanfaatan.Panas.Bumi.di.Kamojang.Stagnan (Diakses Pada : 16 Agustus 2017, Pukul: 22.00 WIB)

[2] Gambar Hut RI : https://imahkudesain.blogspot.co.id/2017/03/hut-ri-72-logo-imahku-studio.html?
(Diakses Pada : 17 Agustus 2017, Pukul 11.00 WIB)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar